Heni2006420023’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Tugas 2 Kecakapan Antar Personal

My pLAninG….

  1. Semester 5 harus sudah bisa ngambil mata kuliah KKN
  2. Tanggal 20 januari 2009 harus sudah mengundurkan diri dari pekerjaan.
  3. Sepulang dari KKN daftar kursus B.inggris di pare,kediri.
  4. sebelum lulus kuliah sudah bisa berbahasa inggris aktif.
  5. Lulus kuliah 4 tahun.

KeLeMaHaN….

Kurang bisa membagi waktu antara kuliah, kerja, dan belajar.

KeKuAtaN….

Mempunyai kemauan / keinginan yang kuat supaya terus maju.

StrAteGi….

  • Tiap hari harus ada waktu buat belajar.
  • Setiap ada tugas harus cepat di kerjakan supaya tugas tersebut tidak menumpuk dengan tugas yang lain.

KoMiTmeN….

Mengutamakan kuliah dan pekerjaan karena keduanya merupakan pengalaman dan proses pembelajaran setelah lulus kuliah.

April 11, 2008 Ditulis oleh heni2006420023 | Tak Berkategori | | No Comments Yet

R P L

====>pengertian software?

Software dapat diartikan sebagai perangkat lunak pada sebuah PC. contohnya Windows, Office, Anti Virus dll. Software adalah perangkat lunak, yaitu program2 komputer, program bukan berupa fisik.
Kalo program di dalam CD, namanya hardcopy.perangkat lunak, secara fisik tidak ada wujudnya. Maka tidak bisa kita sentuh, tidak bisa kita pegang. (Yang hanya bisa kita pegang hanya media penyimpannya saja, seperti disket,CD, dsb). Perangkat lunak memiliki fungsi tertentu juga, dan biasanya untuk mengaktifkan perangkat keras. Bisa juga dikatakan perangkat lunak bekerja di dalam perangkat keras. Contoh perangkat lunak: program akuntansi, program MS Office, dsb.

=====>pengertian software engineering?
Software engineering didefinisikan oleh Fritz Bauer sebagai: penerapan dan penggunaan prinsip-prinsip engineering yang baik dalam rangka menghasilkan software yang ekonomis, reliable, dan bekerja secara efisien pada komputer sungguhan. Software engineering is the establishment and use of sound engineering principles in order to obtain economically software that is reliable and works efficiently on real machines.

Sementara itu IEEE mendefinisikan software engineering sebagai: (1) The application of a systematic, disciplined, quantifiable approach to the development, operation, and maintenance of software; that is, the application of engineering to software. (2) The study of approaches (1).

======>pengembangannya?

Apakah ada yang tertarik membuat asosiasi pengembang software yang orientasinya lebih ke peningkatan kualitas SDM pengembang software, pengembangan kurikulum standard supaya SDM kita bisa go internasional, koordinasi bisnis antar software house muda, atau kalau perlu bikin standard level CMM lokal, etc. Kebanyakan asosiasi software yang ada di Indonesia saat ini tidak menyentuh sisi ini dan lebih diorientasikan ke pengusaha dan bisnisnya, bukan di kualitas SDM dan karya pengembang. Di lain sisi, universitas juga tidak terlalu agresif memecahkan masalah ini karena dunia akademisi “kehilangan link” dengan dunia industri. Ini membawa implikasi ke dosen dan mahasiswa Indonesia yang tidak banyak berkesempatan bermain di industri praktis pengembangan software.Meskipun jumlah pengembang profesional Indonesia di tahun 2007 tercatat 56.500 dan akan terus berkembang hingga mencapai 71.600 sampai tahun 2008, produksi software kita jauh di bawah Malaysia dan Singapore yang jumlah developernya cuman seperempat SDM kita. SDM kita memiliki keterbatasan pengetahuan dalam software development, tentang standard methodology (kebanyakan menggunakan hajar bleh methodology), sehingga begitu software diukur dari seluruh proses Software Development Life Cycle (SDLC)nya, kita kedodoran dan kalah bersaing.

Jujur saja, saya agak kesulitan mensosialisasi masalah-masalah seperti ini ke asosiasi software yang ada di Indonesia karena mereka sulit dijangkau, sudah terlalu kuat, merasa stabil, sehingga maaf kadang agak “lamban” bergerak.

Saya yakin bahwa saat ini sudah ratusan pergerakan-pergerakan kecil dilakukan teman-teman di berbagai komunitas pengembang, dalam bentuk knowledge sharing, membuat ebook gratis, workshop komunitas, dsb. Dan saya yakin ini semua bisa menjadi modal yang sangat baik untuk membangun Asosiasi Pengembang Software Indonesia (APSI) atau Asosiasi Pengembang Perangkat Lunak Indonesia (APPLI) atau apalah namanya ) Ditambah juga banyak experience teman-teman yang sudah merajalela di Singapore, Eropa, Amerika, Jepang, dsb. Jadi nanti kita tinggal gabungkan saja pergerakan-pergerakan kecil kita selama ini untuk kita mainkan ke yang lebih formal di level nasional.

Membernya nanti bisa individu, komunitas, atau perusahaan. Namanya bisa APSI atau APPLI, terserah syuro saja ;)

Saya sedang berusaha mengajak teman-teman di LIPI supaya bisa menaungi dan memberi sedikit fasilitas dari movement ini. Juga ide ini sudah saya lemparkan ke beberapa komunitas pengembang di Indonesia, sepertinya sambutannya positif.

Tertarik dengan ide ini? Kita diskusi dulu di blog ini, kalau sudah mulai rame kita buat milis, dan atur pergerakan selanjutnya. Saya juga membuka diri apabila ada saran dan ide dari teman-teman komunitas pengembang baik yang berkumpul karena bahasa pemrograman atau sistem operasi yang digunakan.

======>komponennya?

Distribusi dari Komponen Software
Setelah requirement dari aplikasi c/s ditentukan , maka Perancang Software harus menentukan bagaimana pendistribusian komponen software yang dibutuhkan oleh client dan server secara tepat .
Saat semua fungsi dari ketiga subsistem di atas dibebankan kepada server ,maka sebuah fat server design terbentuk . sebaliknya , jika client mengimplementasikan banyak dari user interaction / presentation , application , dan database komponen , maka sebuah fat client terbentuk .
Fat Client biasa nya dapat ditemukan saat arsitektur file server dan database server diterapkan . Pada kasus ini , server menyediakan manajemen data , tetapi aplikasi lainnnya dan GUI terletak pada client .
Fat Server biasanya ditemukan pada desain sebuah sistem transaksi dan groupware . Server menyediakan dukungan aplikasi yang diperlukan untuk melakukan transaksi dan komunikasi dilakukan dari client . Software di client hanya fokus kepada GUI dan manajemen komunikasi .
Distributed Presentation . Pada pendekatan client/server , logika database dan logika aplikasi berada pada server , biasanya sebuah mainframe . Server juga berisi aplikasi untuk menyiapkan tampilan informasi . Contohnya adalah Virtual Class , Semua aplikasi baik database , tampilan ataupun logika aplikasi terletak di server , client hanya membutuhkan sebuah browser untuk menampilkan GUI yang disediakan oleh server .
Remote Presentation . Adalah sebuah extensi dari pendekatan distributed presentation , primary database dan logika aplikasi terletak di server , dan data akan dikirimkan ke client untuk ditampilkan menggunkan GUI yang berada di client .
Distributed Logic . Client memiliki semua fungsi user presentation dan sebuah fungsi yang berkaitan dengan data entry . Seperti field-level validation , server query formula (SQL) , dan server update information . Server hanya menjalankan pekerjaan dan proses yang diberikan oleh client query , Server file updates , client version control , dan aplikasi yang berkaitan tentang itu .
Remote data management . Aplikasi yang berada di server membuat sebuah data sourcedengan format data yang telah di extrak dari tempat lain (contohnya dari corporate level source) . Aplikasi di alokasikan di client digunakan untuk mengevaluasi data yang telah di format oleh server . Decission support system termasuk ke dalam kategori ini .
Pedoman untuk Mendistribusikan Subsistem dari Aplikasi
Presentation / Interaction subsitem terletak di client . Ketersediaan PC , lingkungan windows dan kekuatan kopmuter dibutuhkan oleh gui untuk membuat pendekatan ini efektif dalam hal biaya .
Jika database di share oleh beberapa user yang terhubung dengan LAN , maka database ditaruh di server . DBMS dan kemampuan akses database juga ditaruh di server bersamaan dengan fisik database
Data statis yang digunakan sebagai referensi terletak di client . Peletakan data dekat dengan user meminimalisir trafik jaringan yang tidak perlu.
Analisis Pemodelan
Kebutuhan aktifitas pemodelan untuk sistem c/s sedikit berbeda dari metode pemodelan yang diaplikasikan ke arsitektur komputer konvensional .Oleh karena itu prinsip dasar analaisis dan metodologi pemodelan dapat diterapkan di software c/s . Dengan catatan , bahwa kebanyakan sistem c/s yang modern menggunakan komponen yang reusable .
Karena analisis pemodelan menghindari spesifikasi dari detail implementasi , maka isu – isu yang berkaitan dengan alokasi komponen ke klien dan server hanya berupa desain .
Desain arsitektur untuk sistem client/server
Desain arsitektur dari c/s seringkali dinyatakan sebagai communicating processes style :
Tujuannya adalah untuk mencapai qualitas kestabilan . Sebuah server ada untuk melayani satu atau lebih client untuk kebutuhan penyediaan data . Yang mana terletak di jaringan . Client mengorganisasi panggilan ke server , yang bekerja secara asynchronous ataupun synchronous . Jika server bekerja secara synchronous , maka akan ia akan mengembalikan control ke client bersamaan dengan dengan pengembailan data . Jika server bekerja secara asynchronously , maka hanya akan mengembalikan data (Tanpa kontrol ) ke Client .
Pendekatan Desain Konvensional untuk software Aplikasi
Di sistem c/s , DFD dapat digunakan untuk membangun system scope , mengidentifikasi fungsi high-level , menentukan area data , membolehkan dekomposisi dari high-level function . tetapi , biarbagaimanapun dekomposisi hanya berhenti pada proses bisnis awal , dan tidak berlanjut sampe ke level proses yang lebih kecil .
Di konteks c/s , sebuah Elementary business process (EBP) – Proses bisnis awal , didefinisikan sebagai satu set tugas yang di lakukan tanpa henti oleh satu user pada client . Tugas tersebut dilakukan sekaligus atau tidak sama sekali .
ERD juga bias digunakan untuk memperluas role . ERD dapat digunakan untuk mendokompisi subject data area ( data stores) lebih lanjit dari DFD untuk membangun high-level view dari database yang akan diimplemtasikan dengan RDBMS .
Desain Database
Sebuah RDBMS dapat dijadikan sebagai solusi untuk desain database . RDBMS dapat mendistribusikan data dengan mudah lewat SQL . keuntungan SQL dsebagai aristektur c/s adalah “nonnavigational” . Di dalam RDBMS , tipe data dapat dispesifikan dengan menggunakan SQL , tanpa menggunakan informasi navigational . implikasi dari hal ini adlah RDMBS harus handal dalam memilihara lokasi dari data dan kapabel dalam mendefinisikan jalur terbaik untuk hal itu . Dalam database system yang kurang handal , request untuk data , harus mengindikasikan apa yang harus diakses , dan dimana harus mengakses data tersebut . Harus dicatat , bahwa distribusi data dan teknik memanaje tersedia untuk desainer , antara lain :
· Manual extract : User diperbolehkan untuk mengcopy secara manual data yang diinginkan dari server ke client . Pendekatan ini sangat berguna apabila data statis diperlukan dan kontrol dari pengekstrakan dapat dihandle oleh user .
· Snapshot : teknik ini mengotomatisasi manual extract dengan menentukan sebuah “snapshot” dari data yang harus di transfer dari server ke client pada interval yang telah ditentukan . Pendekatan ini sangat berguna untuk mendistribusikan data statis yang jarang diupdate .
· Replication : teknik ini dapat digunakan apabila banyak kopi dari data harus dijaga pada situs yang berbeda (contoh : antara server yang berbeda atau antara client dan server) , disini level kompleksitas meningkat karena konsistensi data , update , keamanan , dan pemrosean harus di koordinasi pada banyak situs .
· Fragmentation : Pada pendekatan ini , sistem database di fragmentasi lewat beberapa mesin . Walaupun sangat menggiurkan dalam teori , namun fragmentation sangat sulit diimplementasikan dan jarang ditemui .
Overview dari pendekatan desain
Langkah untuk mendesain sebuah proses bisni s awal (EBP – Elementary Business Process) yang mengombinasikan elemen dari desain konvesional dengan element dari object oriented desain . Dengan asumsi bahwa requirement model yang mendefinisikan objek bisnis telah dibuat dan diperbaharui lebih dulu dari pendesainan EBP .
Langkah – langkah berikut ini untuk membuat desain :
1. Untuk setiap proses bisnis , identifikasikan file yang akan dibuat , di update , dan direferensi , atau dihapus
2. Gunakan file yang didapat dari langkah 1 sebagai basis untuk mendefinisikan komponen atau objek
3. Untuk setiap komponen , gunanakan business rule an informasi objek bisnis lain yang telah di buat untuk file yang bersangkutan .
4. Tentukan rule yang relevan dengan proses dan dekomposisi rule tersebut ke level method .
5. Jika diperlukan , tentukan komponen tambahan lainnya yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan method yang akan di buat di pada step 4
Iterasi proses desain
Desain yang digunakan untuk merepresentasikan business object juga digunakan untuk merepresentasikan interface, application , dan database object :
· Methods menjelaskan bagaiman business rule diimplementasikan
· Elementary proses mendefinisikan business proses yang di identifikasikan di model analisis
· Process mengidentifikasikankomponenyang membuat solusi untuk Elementary Business Process
· Component mendeskripsikan komponen yang tertera di structure chat
· Business Rule mengidentifikasikan komponen yang siginfikan terhadap implementasi dari business rule yang diberikan

April 8, 2008 Ditulis oleh heni2006420023 | Tak Berkategori | | No Comments Yet

Tugas 1 Kecakapan Antar PersonaL

Hal – hal yang membuat aq sedih yaitu kalo aqu ngrasa punya banyak kekurangan pada diri aqu, sedih juga kalo denger orang lain ngomongin kekurangan aqu, sedih kalo lagi denger keluarga aqu ada yang kena musibah, sedih kalo nyari benda yang hilang truz nggak di temuin dan sedih kalo misal beli barang tapi ternyata barang tersebut dikomentari orang karena tidak sesuai dengan aqu….

Kalo tentang hal yang buat aqu marah kalo ada teman aqu yang janji truz nggak di tepati, marah kalo nggak ngrasa salah truz disalahin, marah kalo misal ada sebuah benda nggak ada pada saat di butuhin….

Bahagia pasti pernah di alami semua orang tp buat aqu ngrasa bahagia yang paling utama adalah ketika qu masih punya orang tua yang lengkap, bahagia kalo cita cita aqu dah tercapai, bahagia kalo dah punya kerjaan jadi nggak perlu minta duit lagi ke ortu dan bahagia juga kalo ketemu teman lama skalian bisa buat reunian….

April 7, 2008 Ditulis oleh heni2006420023 | Tak Berkategori | | No Comments Yet

JadwaL PerkuLiAHan

Senin

08.30 KalKulus

10.10 RiSeT oPeraSianaL

Selasa

08.30 KeCaKapaN AnTaR pErSoNaL

10.00 pRakTIkuM Basis Data

RaBu

07.45 PemRogRaman InTeRneT

10.00 LogiKa InForMaTika

KaMiS

08.30 MaTeMaTika DiskRiT

Jum’AT

08.30 ReKayasa PeraNgKat LuNak.

Maret 24, 2008 Ditulis oleh heni2006420023 | Tak Berkategori | | No Comments Yet

Halo dunia!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Maret 19, 2008 Ditulis oleh heni2006420023 | Tak Berkategori | | No Comments Yet